Tampilkan postingan dengan label Belajar. Tampilkan semua postingan

Apa Perbedaan Antara Crack, Patch, Keygen?




Jika Anda pernah menggunakan atau mendownload software bajakan yang langsung full version, pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan nama “crack”. Ya, “crack” lah yang dapat membuat software Anda menjadi full version secara illegal. Namun apakah Anda juga pernah menggunakan “patch” agar software Anda menjadi full version? Bagaimana dengan “keygen”? Apakah Anda juga pernah menggunakannya?
Ketiga nama aneh yang Saya sebut tadi (crack, patch, keygen) merupakan sesuatu yang biasanya Anda temui jika mencari atau mendownload software full version secara illegal. Namun apa sebenarnya perbedaan dari mereka bertiga? Nah, inilah yang akan kita bahas. 
Mari kita bahas satu persatu.
1. Crack
Crack dalam bahasa inggris berarti pecahan / retakan. Sama seperti artinya, crack merupakan bagian dari suatu software yang sudah dirubah isinya oleh seseorang / kelompok. Kebanyakan, bagian yang dirubah isinya oleh “cracker” adalah file executable (*.exe) suatu software, namun ada juga yang merubah isi file library (*.dll). Oleh karena itu, file crack umumnya berekstensi (*.exe) atau (*.dll). Hal ini juga yang menjadi kelemahan suatu crack, kebanyakan crack tidak dapat dipakai pada versi software yang berbeda.
DVDCrack fungsinya bukan hanya dapat membuat software menjadi full version saja, namun juga ada crack untuk game yang dapat membuat game yang seharusnya memerlukan CD original game tersebut, menjadi tidak memerlukan CD lagi. Biasanya crack itu disebut “NoCD-Crack atau NoDVD-Crack”.
Cara menggunakan crack cukup mudah, Anda cukup menginstall softwarenya, lalu mengopy file cracknya ke tempat software tadi di install (me-replace file asli).
Contoh: Anda menginstall software “A” pada folder “C:Program FilesA”, jika Anda punya crack software tersebut, dan cracknya bernama “A.exe”. Anda cukup menaruh file “A.exe” pada folder “C:Program FilesA”. Jika ada peringatan Confirm File Replace, Anda hanya tinggal pilih “Yes”.
Pembuat crack pada umumnya bekerja berkelompok, mereka membuat sebuah “Cracker Team” dengan suatu nama. Jika mereka sudah membuat suatu crack, mereka akan merilisnya pada suatu situs khusus koleksi crack. Mereka juga memberi tanda pada crack yang mereka rilis, biasanya mereka memberi tanda dengan memberi file berisi informasi mereka berekstensi .nfo.
2. Patch / Patcher
Jika diterjemahkan dalam bahasa indonesia, patch berarti tambalan. Patch dalam dunia game pc merupakan tambalan / update dari suatu game untuk memperbaiki error / bug pada game, maupun menambah fitur suatu game. Patch untuk update game ini menggunakan UI (User Interface) agar user dapat dengan mudah mengupdate game favoritnya. Hanya tinggal tekan next, next, i agree, next, lalu update, Patch langsung mengupdate game tersebut secara otomatis. Menambal error dan menambah fitur.
Namun berbeda fungsi antara patch di dunia game dengan dunia pembajakan software, path pada dunia pembajakan memang juga mempunyai UI (User Interface). Namun fungsinya yang berbeda, patch ini menulis data pada bagian software dan registry. Yang biasa ditulisnya adalah file executable software tersebut. Ada juga crack yang menulis pada registry.
Itulah yang menjadi kelebihan patch, ada beberapa patch yang dapat digunakan pada software dengan versi berbeda. Jika ada patch dengan nama misal “Software A Universal Patcher”, berarti patch tersebut dapat digunakan untuk semua versi dari Software A, baik versi 1 maupun 9, patch tersebut tetap dapat digunakan. Lain halnya jika patch tersebut punya nama “Software A 1.xxx Patch”, berarti patch tersebut dapat digunakan pada semua Software A yang punya bersi mayor 1, misal Software A 1.3, Software A 1.8 dan lainnya asal versi mayor (utama) nya masih 1.
Hanya dengan menaruh patch di folder letak Anda menginstall software tersebut, jalankan Patch, dan tekan tombol “Patch”, maka seketika itu juga patch menulis beberapa data pada bagian software dan registry. Setelah proses patching sukses, kini software sudah menjadi full version / terdaftar (registered). Nah, software Anda kini berstatus patched.
Patch dibuat oleh perseorangan / berkelompok. Sama seperti crack, kelompok tersebut juga mempunyai nama masing – masing. Mereka juga merilis patch buatan mereka pada situs – situs crack. Pada umumnya, UI (User Interface) patch unik dan menarik, entah itu memang tradisi mereka atau apa. Sama seperti pembuat crack, pembuat pacth juga menaruh informasi mereka bersama dengan patch yang mereka rilis, indormasi itu berbentuk file berekstensi *.nfo.
14-05-2009 20-04-16 14-05-2009 20-14-13
Contoh Patch Universal
14-05-2009 19-04-51Contoh Patch buatan perseorangan
14-05-2009 19-14-50
Contoh Patch yang tampilannya unik
3. Keygen
Keygen, merupakan kependekan dari Key Generator. Sebuah program yang dapat menghasilkan serial untuk suatu software. Serial yang dihasilkan oleh sebuah Keygen dapat bermacam – macam dan berbeda, namun tetap mempunyai pola yang sama namun berbeda, contoh mudahnya:
  • Serial yang dihasilkan pertama: A1A23
  • Serial yang dihasilkan kedua: B2B34
  • Serial yang dihasilkan ketiga: C3C45
Nah, seperti itulah contoh mudah pola serial yang dihasilkan oleh sebuah Keygen, namun lebih rumit lagi. :D
Ciri – ciri? Sama saja seperti patch, dirilis pada situs crack, diberi tanda informasi pembuatnya, dan tampilan UI (User Interface) yang unik.
14-05-2009 20-06-2614-05-2009 20-11-18
Sebagai contoh saja, ini sedikit daftar situs – situs crack… :)
Semoga artikel ini bermanfaat… :)

Kamis, 17 Oktober 2013
Posted by ERICK DIO PERDANA
Tag :

Dahulu gurun Sahara dipenuhi buaya raksasa yang bisa berjalan dengan dua kaki

Dari fosil baru yang digali di Gurun Sahara, Afrika, terungkap bahwa lokasi itu dulunya adalah rawa-rawa tempat hidup sekitar setengah lusin spesies buaya yang tidak biasa, bahkan mungkin cerdas. Demikian dilaporkan sejumlah peneliti, belum lama ini, setelah mempelajari rahang, gigi dan beberapa tulang buaya itu.



Seperti dilansir Reuters, para peneliti telah memberikan beberapa nama-nama baru yang cukup aneh untuk buaya-buaya tersebut. Di antaranya BoarCroc, RatCroc, DogCroc, DuckCroc dan PancakeCroc. Kendati demikian, mereka mengatakan temuan itu membantu membangun pemahaman tentang cara spesies buaya itu membentuk dan menjaga kehidupannya.

mereka hidup pada periode cretaceous, 145 hingga 65 juta tahun yang lalu. ketika itu, benua-benua yang ada di dunia ini jaraknya masih berdekatan. selain itu, bumi masih lebih hangat dan basah dibandingkan sekarang.

Seorang paleontologi dari Universitas McGill, Montreal, Quebec, Kanada, Hans Larsson mengatakan, “Masing-masing buaya itu memiliki makanan dan perilaku yang berbeda. Tampaknya mereka telah membagi-bagi ekosistem, tiap spesies menyesuaikan diri terhadap ekosistem tersebut dengan caranya sendiri.”

Menurut dia, spesies DogCroc dan DuckCroc yang mewakili spesies sebelumnya, Anatosuchus minor, memiliki otak yang tampak berbeda dengan buaya modern. Mereka mungkin memiliki otak yang fungsinya sedikit lebih canggih lantaran aktif berburu di darat. Sebab dengan begitu, biasanya buaya membutuhkan lebih banyak kekuatan otak dari pada hanya menunggu mangsanya muncul.

RatCroc adalah spesies baru bernama resmi Araripesuchus rattoides. Jenis ini ditemukan di Maroko, Afrika, yang menggunakan rahang bawahnya untuk mengunyah makanan. Lalu ada juga PancakeCroc yang dikenal dengan nama ilmiah Laganosuchus thaumastos. Buaya ini memiliki tubuh sepanjang 20 kaki dan kepala datar. BoarCroc juga memiliki panjang 20 kaki. Namun buaya yang satu ini lebih ganas lantaran memiliki tiga pasang gigi berbentuk pisau, berlari tegak, serta memiliki rahang yang didesain untuk menyeruduk.

Beberapa buaya berjalan tegak dengan kaki berada di bawah tubuhnya seperti mamalia biasa. Berbeda dengan buaya pada umumnya bila berjalan kakinya berada di samping tubuh dengan posisi perut menyentuh tanah.

“Sifat amfibi mereka di masa lalu mungkin dapat menjadi kunci pemahaman mengenai cara mereka berkembang, bahkan bertahan hidup di era dinosaurus,” tulis paleontologi lainnya dari Universitas Chicago, Chicago, Illinois, Amerika Serikat, Paul Sereno, dalam sebuah artikel terpisah untuk National Geographic.
Kamis, 10 Oktober 2013
Posted by ERICK DIO PERDANA
Tag :

Langkah Merakit PC sesuai SOP



Tahapan yang dilakukan pada saat Merakit PC adalah sebagai berikut : 

A. PERSIAPAN
 


Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:

1. Penentuan Konfigurasi Komputer
2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan
3. Pengamanan




Penentuan Konfigurasi Komputer 

Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.

Persiapan Komponen dan Perlengkapan 

Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:

* Komponen komputer
* Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
* Buku manual dan referensi dari komponen
* Alat bantu berupa obeng pipih dan philips

Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.
Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.

Pengamanan 
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:

* Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
* Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.


B.PERAKITAN

Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
1. Penyiapan motherboard
2. Memasang Prosessor
3. Memasang heatsink
4. Memasang Modul Memori
5. memasang Motherboard pada Casing
6. Memasang Power Supply
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
8. Memasang Drive
9. Memasang card Adapter
10. Penyelesaian Akhir


1. Penyiapan motherboard 

Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.





2. Pemasangan Prosessor 


Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket

1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
4. Turunkan kembali tuas pengunci.


Untuk prosesor dengan jenis Slot, langkah lankah pemasangannya sebagai berikut:


1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboar.
2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak. Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.


3. Memasang Heatsink 

Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.


4. Memasang Modul Memori 


Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.


Jenis SIMM

1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.




Jenis DIMM dan RIMM

Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan

1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.


5. Memasang Motherboard pada Casing 

Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:

1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang. 


2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.

6. Memasang Power Supply 

Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:

1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci. 
2. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. 

Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.

7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing 

Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.


1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang. 
4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali. 

5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.

8. Memasang Drive (Hard Disk) 

Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:

1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu) 

5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard


Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.


9. Memasang Card Adapter (VGA) 


Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter: 


1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
2. Pasang sekerup penahan card ke casing
3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.


10. Penyelessaian Akhir 

1. Pasang penutup casing dengan menggeser
2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
3. Pasang konektor monitor ke port video card.
4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.

C. PENGUJIAN

Tak semua prosedur pemeriksaan masalah pada PC berlaku sama untuk semua komponen. Masing-masing komponen harus diladeni dengan jurus yang spesifik. Strateginya adalah, tetaplah mencari cara terbaik untuk menekan biaya dan hindari jurus buang-buang waktu sebagaimana suatu kesebelasan sepakbola sudah menang tipis di tengah pertandingan. Ditambah dengan taktik trial and error yang tepat, ilmu reparasi PC pasti bakal Anda kuasai. Tapi, sebelumnya pahami dulu dilosofi dan seni mendeteksinya.

Selalu Berubah Setiap Waktu

Teknologi terus berkembang, masalah nan kompleks pun senantiasa kian membayang. Suatu komponen selalu mengalami perubahan, baik ketika dipakai maupun dibiarkan diam sekalipun. Tiada yang tak berubah oleh waktu.
Setiap komponen PC memiliki daya tahan tertentu yang dipengaruhi oleh factor-faktor antara lain penggunaan, suhu lingkungan, ataupun cara penyimpanan. Itulah sebabnya, pada umumnya sebagian komponen PC yang dibuat oleh beragam produsen memiliki patokan atau standar yang disebut MTBF (Mean Time Between Failure).

MTBF adalah ukuran daya tahan suatu komponen sampai dengan rusaknya barang tersebut. Artinya, misalnya suatu komponen memiliki MTBF 10.000 jam, maka setelah masa 10.000 jam masa pakai dilewati, barang tersebut diperkirakan akan mengalami kerusakan. Lantaran penghitungan waktunya bersifat Mean Time, maka waktu tersebut adalah waktu rata-rata. Artinya lagi, tidak setiap komponen akan selalu rusak setelah melewati batas waktu pakai yang telah ditentukan oleh si pembuat. Lebih jauh lagi, meskipun telah melewati batas MTBF, sesungguhnya barang tersebut masih tetap bisa dipakai, namun bilamana terjadi kerusakan, kerusakan yang terjadi lebih disebabkan karena barang tersebut sudah waktunya rusak dan bukan rusak lantaran salah pengoperasian. Pada umumnya, setiap komponen PC berbeda-beda angka MTBF-nya.
Yang juga tak kalah penting, perubahan teknologi setiap komponen juga berlangsung sangat cepat. Hal ini menjadi problem ketika kita harus mengganti suatu komponen yang rusak, sementara komponen itu sudah tidak tersedia di pasaran lantaran tergusur oleh teknologi yang lebih baru. 



Motherboard, prosesor, memori/RAM, harddisk adalah beberapa komponen yang sangat cepat pergantian atau perkembangannya. Meski kadang kala perubahan hanya terletak pada kapasitasnya, buat para pengguna awam, menentukan mana yang cocok yang masih ada di pasaran boleh jadi terlihat lebih rumit. Soal kompatibilitas biasanya selalu menyisakan pertanyaan di kalangan ini.
Sementara itu, CD-ROM, meskipun secara teknologi tidak berubah, perubahan kecepatan putarnya sering kali juga setiap komponen PC. Untungnya, semakin hari, tingkat kompatibilitas setiap komponen dengan system sebelumnya juga kian besar. Kalau dulu plug and play (tancapkan dan jalankan) sering diplesetkan menjadi plug and play (tancapkan dan berdoalah), kini factor itu makin berkurang. Apalagi bila kita memasang system operasi yang terbaru dari Microsoft, Windows XP.
*Note : Jangan pernah melepas dan memasang komponen motherboard dengan adanya arus listrik, karena bisa menyebabkan hubungan arus listrik.


Selasa, 10 September 2013
Posted by ERICK DIO PERDANA
Tag :

Perbedaan VGA AGP, PCI dan PCI EXPRESS



1. VGA AGP


2. VGA PCI











3. VGA PCI EXPRESS









Adapun perbedaannya adalah :
1. Dari segi fisik, slot untuk penempatan AGP dan PCI Express (PCIe) sudah berbeda, lihat gambar diatas, (SLOT = untuk menyambungkan VGA ke Komputer)
2. Dari segi kinerja, PCI Express lebih unggul 16x dibandingkan dengan AGP.
3. Dari Segi bandwith, PCI Express bekerja dengan metode full dupplex dengan kecepatan transfer datanya mencapai 8 GB per detik, sedangkan AGP bekerja secara hal dupplex dengan kecepatan 2.1 GB per detik.
4. PCI Express lebih hemat listrik dibandingkan AGP.
5. PCI Express tidak mengeluarkan panas yang berlebihan dibandingkan AGP.
6. Hampir semua motherboar terbaru saat ini, sudah mendukung slot PCI Express dan secara bertahap sudah membuang slot AGP.
7. Dari Segi harga, memang PCI Express lebih mahal dibandingkan AGP, namun dari kinerja yang diberikan rasanya tidak ada masalah.



Cara membedakan VGA AGP dan PCI Express ( PCIex ) merupakan VGA eksternal yang berbeda, dari segi kualitas maupun fisik keduanya berbeda. AGP memiliki 2 macam type yaitu AGP 4x dan 8x, Versi terakhir dari AGP adalah AGP 3.0 yang umumnya disebut sebagai AGP 8x yang dirilis pada November 2000. Spesifikasi ini mendefinisikan kecepatan hingga 533 MHz sehingga mengizinkan throughput teoritis hingga 2133 Megabyte/detik (dua kali lebih tinggi dibandingkan dengan AGP 4x). Meskipun demikian, pada kenyataannya kinerja yang ditunjukkan oleh AGP 8x tidak benar-benar dua kali lebih tinggi dibandingkan AGP 4x, sedangkan PCI Express juga mempunyai 2 type yaitu PCIex 1.0 dan PCIex 2.0. Kemampuan yang dimiliki PCI express adalah 2 kali lipat dari kemampuan AGP 8x, maka Disebut dengan PCIex 16x - 1.0 atau PCIex 16x - 2.0.

Tapi kini keberadaan VGA AGP sudah mulai jarang karena produksinya sudah dihentikan,
Banyak toko yang menjual AGP lebih mahal dari PCIex. Bilamana anda ingin membeli sebuah VGA untuk keperluan anda sebaiknya harus mengetahui perbedaan keduanya secara fisik. Bila tidak maka kemungkinan anda akan salah dalam memilih jenis VGA, apakah yang anda gunakanVGA AGP atau PCI Express ( PCIex ). Anda harus membeli sesuai dengan dukungan dari motherboard anda, bila anda mempunyai buku manual motherboardNya sebaiknya anda membaca dan lihat apakah motherboard anda mendukung Slot VGA AGP atau PCI Express atau PCIex.

Bila tidak anda harus secara langsung membongkar PC anda dan lihat slotnya.Biasanya juga tertulis di papan motherboard jenis apa yang digunakan :

Adapun Ciri-Ciri yang dimiliki oleh slot VGA AGP adalah :
Bentuknya lebar dan pendek,
Pembatasnya berada ditengah
Warna slot tergantung dengan merek motherboar bisa coklat, merah ataupun yang lainnya.
Sedangkan Ciri-ciri VGA PCI Express ( PCIex ) yaitu :
Bentuknya lebih panjang sekitar 8-10cm
Pemisahnya hanya 1-2cm dari sebelah kiri.
Warnanya juga relatif.

untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar berikut:



Gambar diatas menunjukan bentuk slot VGA pada sebuah motherboard,  tidak semua motherboard memiliki slot AGP beserta PCI Express. biasanya Hanya AGP saja atau PCI express saja, semua tergantung spec motherboard kita.

Sampai disini mungkin anda sudah bisa memastikan motherboard anda mendukung Slot apa, sekarang anda hanya tinggal mencari tahu bagaimana memilih VGA sesuai dengan keperluan anda, Kemungkinan Anda akan bingung lagi dalam memilih VGA saat hendak membeli, apakah harus membeli dari kubu merah ( ATI ) ataupun Kubu Hijau ( NVIDIA ).
Selasa, 03 September 2013
Posted by ERICK DIO PERDANA
Tag :

Blogger Indonesia

Blogger Indonesia

Labels

Popular Post

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © Dio Perdana -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -